Upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak di Desa Sekarwangi terus berjalan secara konsisten melalui kegiatan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) rutin yang digelar pada Rabu, 2 Juli 2025. Kegiatan yang dipusatkan di salah satu pos kesehatan desa, yang terletak di Ciguha ini disambut antusias oleh para ibu yang membawa serta balita mereka.

Posyandu kali ini tidak hanya menjadi agenda rutin, namun juga menjadi ajang kolaborasi yang apik antara para kader kesehatan desa dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNSIKA yang tengah mengabdi di Desa Sekarwangi. Para mahasiswa tampak aktif membantu para kader, mulai dari proses pendaftaran, pencatatan, hingga pelaksanaan pengukuran.

Kegiatan utama dalam Posyandu meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi atau panjang badan, serta lingkar kepala balita. Seperti yang terlihat dalam foto, pengukuran panjang badan menggunakan infantometer menjadi salah satu fokus utama sebagai bagian dari upaya pemerintah desa dalam deteksi dini dan pencegahan stunting.

"Alhamdulillah, para ibu di desa kami sangat antusias untuk rutin memeriksakan tumbuh kembang anak-anaknya," ujar salah seorang kader.

Selain pemantauan pertumbuhan, dalam kegiatan ini juga diberikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bergizi untuk menunjang asupan gizi para balita.

Salah seorang mahasiswa KKN mengaku senang bisa terlibat langsung. "Ini adalah pengalaman yang sangat berharga. Kami bisa langsung menerapkan ilmu kesehatan masyarakat yang kami pelajari di kampus dan belajar banyak dari para kader yang sudah jauh lebih berpengalaman," tuturnya.

Kegiatan Posyandu rutin ini menjadi bukti nyata komitmen Desa Sekarwangi dalam menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan bebas stunting melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.